Prosedur Tindakan Pencabutan Alat Kontrasepsi Implan Jadena
Setelah 3 tahun implan Jadena dipakai oleh akseptor KB, maka implan tersebut harus dicabut karena efektivitas dari implan tersebut telah berkurang. Perlu diinformasikan kepada akseptor KB implan bahwa pencabutan yang dilakukan merupakan proses pembedahan minor yang hampir sama tindakannya seperti pemasangan implan.
Implan yang tertanam dalam jaringan kulit berjumlah 2 batang, sehingga pencabutan yang dilakukan harus bisa mengeluarkan implan sebanyak 2 batang juga. Berbagai teknik dapat dilakukan untuk mencabut implan seperti teknik pop out, teknik U dan lain-lain. Namun pada artikel ini akan dibahas pencabutan implan Jadena dengan teknik standar.
Informasi harga dan pembelian IMPLAN KIT klik disini

Implan kit
Peralatan dan bahan yang harus disiapkan dalam pencabutan implan Jadena adalah :
- Skalpel dan Bisturi
- Bengkok
- Duk steril
- Sepasang sarung tangan karet bebas bedak yang sudah steril
- Sabun untuk mencuci tangan
- Bak instrumen tertutup
- Spuit 3 cc atau 5 cc
- Tempat tidur untuk berbaring klien
- Larutan antiseptik
- Pinset
- Lidocain 1 %.
Langkah-langkah dalam pencabutan implan Jadena meliputi :
- Mempersilahkan klien untuk mencuci seluruh lengan dan tangan yangterpasang implant dengan sabun dan air yang mengalir, serta membilasnya hingga bersih.
- Mempersilahkan klien berbaring dengan lengan atas yang ada kapsul implant, beri alas bersih dan kering di bawah lengan klien. Lengan harus diposisikan dengan baik dan dapat digerakkan lurus atau sedikit bengkok sesuai dengan posisi yang disukai oleh petugas untuk memudahkan pencabutan.
- Meraba kedua kapsul untuk menentukan lokasinya.
- Memastikan posisi dari setiap kapsul dengan membuat tanda pada ujung setiap kapsul dengan menggunakan spidol.
- Mencek kelengkapan alat dan dekatkan agar mudah dicapai.
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan dengankain bersih.
- Memakai handscoon.
- Melakukan antiseptik pada tempat pencabutan.
- Menggunakan duk berlubang untuk menutupi lengan.
- Sekali lagi raba seluruh kapsul untuk menentukan lokasinya.
- Setelah memastikan klien tidak memiliki alergi terhadap obat anastesi. Lakukan penyuntikan obat anastesi.
- Menentukan lokasi insisi yang mempunyai jarak sama dari ujung bawah kapsul, kira - kira 5 mm dari ujung bawah kapsul.
- Pada lokasi yang sudah dipilih buat insisi melintang kurang lebih 4 mm dengan menggunakan bisturi.
- Mendorong ujung kapsul ke arah insisi dengan jari sampai ujung kapsul tampak pada luka insisi.
- Saat ujung kapsul tampak pada luka insisi, masukkan klem lengkung kemudian jepit ujung kapsul, tarik keluar dan bersihkan ujung kapsul dari jaringan ikat menggunakan bisturi.
- Menjepit ujung kapsul yang terbebas dari jaringan ikat dengan menggunakan pinset anatomis sambil melepaskan jepitan klem lengkung, kemudian tarik kapsul hingga terlepas.
- Meletakkan kapsul ke dalam kom yang berisi larutan klorin 0,5%.
- Melakukan langkah 14 sampai 17 untuk mencabut kapsul kedua.
- Merapatkan bekas luka insisi, kemudian tutup dengan has dan plester.
- Mempersilahkan klien untuk merapikan pakaiannya dan duduk.
- Membuang semua peralatan bekas pakai ke tempat sampah medis dan nomedis. Spuit dibuang ke safety box.
- Melepaskan handscoon dan rendam bersama semua peralatan bekas pakai kedalam larutan klorin 0,5% selama 10 menit.
- Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir kemudian keringkan dengan kain bersih.
- Menjelaskan kepada klien cara perawatan luka di rumah.
- Melakukan pendokumentasian tindakan.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- Buku Pelayanan Keluarga Berencana
Incoming search terms:
- pencabutan implan
- cara melepas implan
- cara melepas kb implan
- Kb implan
- cara membuka implan
- cara pencabutan implan
- pencabutan implan kb
- cara pencabutan implant
- Cara membuka KB implan
- pelepasan implan


