Alat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN adalah alat uji cepat narkoba (rapid test narkoba) produksi dalam negeri yang mudah digunakan dan harga murah. Kokain dikeluarkan dalam urin sebagai benzoylecgonine yang mampu dideteksi jika kadarnya telah mencapai 300 ng/mL. UJI KOKAIN mampu mendeteksi penyalahgunaan kokain dengan spesifik.
Penyalah guna narkoba di Indonesia semakin banyak, hal ini tentu merugikan semua pihak baik penggunanya sendiri maupun masyarakat umum, salah satu alasannya adalah akibat pengaruh narkoba seseorang dapat berbuat kejahatan.
Cara untuk mengetahui apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak adalah dengan melakukan tes menggunakan alat tes narkoba. Uji Kokain adalah alat tes narkoba produksi dalam negeri yang berkualitas baik dapat mendeteksi penggunaan kokain dengan spesifik.
Spesifikasi Alat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN :
- Kemasan per box is 10 tes
- Produk dalam negeri dengan kulitas baik dan kode ijin edar AKD
- Dalam setiap kemasan berisi 10 buah tes, pipet tetes plastik, 1 botol buffer, petunjuk penggunaan.
Kokaina atau juga disebut sebagai kokain adalah senyawa sintesis yang memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokaina merupakan alkaloid yang didapatkan dari tumbuhan koka Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokaina diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfina dan heroina karena efek adiktif.
Cara menggunakan Alat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN
Cara menggunakan Alat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN
CaraAlat Tes Urine Narkoba UJI KOKAINadalah sebagai berikut :
- Bawa Alat Tes Urine Narkoba UJI KOKAIN yang masih dalam sachet ke kondisi suhu ruang sebelum digunakan. Keluarkan alat uji dari sachetnya dan segera digunakan.
- Tempatkan alat uji pada permukaan rata dan bersih. Pipet tetes dipegang secara vertikal lalu masukkan 3 tetes (sekitar 100 μl) urin ke lubang spesimen (S) pada alat uji, selanjutnya hitung waktu hingga pembacaan hasil. Hindari adanya gelembung udara pada lubang spesimen (S)
- Tunggu hingga muncul garis berwarna merah – ungu. Hasil dibaca pada menit ke 5, jangan membaca hasil setelah 10 menit.
- Pembacaan hasil berupa garis berwarna merah – ungu dengan arti : Pada posisi C dan T : Negatif, pada posisi C : Positif, garis C tidak muncul : Invalid




