Penggunaan Wing Needle (Jarum Dengan Sayap)
Penggunaan wing needle sangat mudah karena wing needle bersifat mudah diganti sehingga mudah dilepas dari spuit serta container vakum. Wing needle merupakan salah satu jenis needle yang memiliki ujung spuit atau jarum yang digunakan untuk pengambilan secara vakum dan menjadi salah satu pilihan dalam memberikan jenis obat cair tertentu atau pengambilan sampel darah.
Penggunaan wing needle dapat disesuaikan dengan besarnya vena yang akan diambil demi kenyamanan pasien yang menginginkan pengambilan dengan menggunakan jarum yang berukuran kecil. Wing needle dilengkapi dengan saluran yang bersifat fleksibel, Fungsi untuk menghindari kerusakan pada sample akibat guncangan selama prosedur dilaksanankan. Wing needle ini memiliki nama lain sebagai jarum bersayap atau juga disebut dengan jarum kupu-kupu. Wing needle ini hampir sama dengan jarum vakutainer. Perbedaannya pada jarum anterior dan posterior terdapat dua buah sayap plastik pada pangkal jarum anterior dan selang yang menghubungkan jarum anterior dan posterior. Apabila penusukan dilakukan pada posisi tepat mengenai vena, maka darah akan terlihat pada selang atau flash.
Penggunaan Wing Needle untuk Pengambilan Darah IV (Intravena)
Penggunaan wing needle paling banyak adalah untuk pengambilan sampel darah pada vena. Dikarenakan wing needle ini memiliki ukuran jarum yang relatif kecil dan pendek, maka wing needle ini digunakan secara khusus pada vena tertentu karena tidak semua vena dapat ditembus dengan wing needle. Wing needle untuk mengambil sampel darah dilakukan pada vena yang kecil pada anak-anak atau bayi dan orang tua. Selain itu wing needle digunakan pada penderita luka bakar, untuk pengobatan IV atau intravena, pada orang yang memiliki vena dengan ukuran yang tipis, rapuh atau sulit diakses, dan untuk meminimalkan nyeri ketika dilakukan insersi yang idealnya dilakukan pada neonatus, anak, atau lansia yang memiliki vena yang sangat rapuh dan tidak kuat.
Penggunaan wing needle akan tepat digunakan apabila posisi atau lokasi pengambilan sampel darahnya juga tepat. Penentuan posisi atau lokasi pengambilan sampel darah untuk mendukung penggunaan wing needle yang utama ditentukan oleh jenis pemeriksaan yang akan di lakukan. Pada penggunaan wing needle ini perlu dipertimbangkan mengenai timbulnya trauma, dan usahakan trauma yang timbul tersebut sedikit.
Pengmambilan sampel darah yang dilakukan pada bayi akan terasa lebih sulit dibandingkan dengan pengambilan sampel darah pada orang dewasa. Untuk itu, penggunaan wing needle lebih banyak dilakukan pada pengambilan sampel darah bayi. Selain itu dalam pengambilan sampel darah bayi diperlukan keterampilan dan pengalaman yang mendukung. Pengalaman yang sering dalam melakukan pengambilan sampel darah bayi akan mempermudah penggunaan wing needle itu sendiri. Namun, paling sering lokasi yang digunakan untuk pengambilan darah pada bayi adalah pada vena bagian siku dalam dan kaki.
Penggunaan wing needle akan mengalami hambatan dalam melakukan pengambilan darah sampel pada keadaan seperti pada anak yang gemuk sehingga tidak mudah menentukan lokasi pembuluh darah vena, pada anak yang memiliki pembuluh darah kecil (biasanya pembuluh darah pada anak perempuan lebih kecil dibandingkan dengan anak laki-laki sehingga sulit untuk diambil), pada anak dengan pola posisi pembuluh darah yang berbeda (walaupun terdapat pola umum dari posisi pembuluh darah, masih terdapat pola yang berbeda, sehingga pencarian pembuluh darah akan lama untuk dilakukan).
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- drwandy.com
- vemaleviolet.com
Incoming search terms:
- fungsi wing needle
- cara penggunaan wing needle
- kegunaan wing needle
- cara menggunakan wing needle
- kegunaan needle
- fungsi wings needle
- Fungsi dari wing needle
- funsi dari wing needle
- cara menggunakan needle wing


