Partus Set Atau Midwifery Kit adalah seperangkat instrumen kedokteran untuk membantu persalinan (Partus) yang terdiri dari 19 item barang. Partus set terdiri dari alat instrumen (gunting, klem, pinset, bak instrumen, pean, linex) dan bahan habis pakai (benang operasi, jarum hecting, sarung tangan).
Partus Set Atau Midwifery Kit biasanya digunakan oleh bidan untuk menolong persalinan. Fungsi utamanya adalah untuk menjahit luka atau robekan perineum akibat persalinan.
Item barang pada partus set bisa ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan, namun biasanya terdiri dari produk dibawah ini.
Partus Set Atau Midwifery Kit terdiri dari :
- Gunting episiotomy 14 cm 1 buah.
- Gunting tali pusat / umbilical 14 cm 1 buah.
- Gunting jaringan tajam / tajam 14 cm 1 buah
- Needle holder / nald voeder 14 cm 1 buah
- Dressing forcep (Pinset anatomis) 14 cm 1 buah.
- Tissue forcep (pinset Cirurgis) 14 cm 1 buah
- Kocher lurus 14 cm 1 buah.
- Pean hemostatic forcep (klem pean) 14 cm 2 buah
- Amniotik membrane perfotator (setengah kocher) plastik 2 buah.
- Kateter metal 1 buah.
- Kotak wadah needle plastik 1 buah.
- Tweezer plastik 1 buah.
- Gunting plastik 1 buah.
- Meteran gulung 1 buah.
- Klem tali pusat / umbilical plastik disposible 3 buah.
- Alkohol swab 3 buah.
- Povidone swab 3 buah.
- Kotak instrumen plastik autoclavable.
- Box plastik.
Sterilisasi Partus Set Atau Midwifery Kit
Partus set ini terbuat dari stainless steell yang dapat disterilkan dengan cara :
- Sterilisasi pemanasan. Yaitu merebus, kukus, pemanasan menggunakan pemanas listrik dan sebagainya.
- Sterilisasi menggunakan autoclave. Yaitu menggunakan alat dengan tekanan dan suhu tinggi.
- Sterilisasi Secara kimiawi menggunakan bahan DDT
Tips merawat Partus Set Atau Midwifery Kit
Musuh utama minorset adalah karat, jika sudah berkarat gunting menjadi tumpul, klem menjadi sulit digunakan. Oleh karena itu harus dirawat supaya tahan lama, berikut ini tips cara merawat minor set :
- Setelah digunakan pastikan minor set dicuci bersih menggunakan sabun lalu dikeringkan dan simpan dalam kondisi kering dan bersih. Jangan menyimpan dalam kondisi basah, terkena darah atau cairan antiseptic.
- Simpan instrumen tersebut dalam wadahnya (bak instrumen) dengan dilapisi kain untuk menjaga tetap kering.





