Pengukuran TFU dengan Jari (Tinggi Fundus Uteri)
Pengukuran TFU dapat dilakukan diantaranya dengan menggunakan meteran atau metlin dan dapat juga dilakukan dengan menggunakan jari. Pengukuran TFU dengan jari masih banyak digunakan dalam pemeriksaan kehamilan, Namun, pengukuran TFU dengan jari sedikit kurang akurat dikarenakan ukuran jari dari setiap pemeriksa kehamilan berbeda. Tetapi pada umumnya pengukuran TFU dengan jari masih dapat dilakukan dengan berpedoman pada hasil standar pengukuran TFU dengan jari.
Pengukuran tinggi fundus uteri atau disingkat TFU merupakan bagian dari pemeriksaan kehamilan yang dilakukan untuk menentukan atau mengidentifikasi kesesuaian antara umur kehamilan dengan pertumbuhan janin di dalam rahim. Pengukuran tinggi fundus uteri menjadi bagian yang terpenting dalam pemeriksaan kehamilan karena dengan mengetahui tinggi fundus uteri dari ibu hamil tersebut, kita dapat memperkirakan usia kehamilannya. Pengukuran tinggi fundus uteri atau TFU ini dilakukan untuk menyesuaikan usia kehamilan dengan perhitungan dari HPHT atau haid pertama hari terakhir. Selain itu dengan mengetahui tinggi fundus uteri dari ibu hamil kita juga dapat mendeteksi dini kelainan pertumbuhan janin di dalam rahim. Pengukuran TFU ini salah satunya dapat di lakukan dengan pengukuran TFU dengan jari.
Informasi harga dan pembelian alat kedokteran kebidanan klik disini
Pengukuran TFU dengan menggunakan jari pada umumnya dapat dilakukan apabila usia kehamilan telah mencapai 12 minggu lebih. Karena pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, rahim masih sangat berukuran kecil dan sulit diraba. Pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, biasanya rahim masih berada pada rongga panggul sehingga masih sulit untuk diraba dengan menggunakan jari.
Hasil Standar Pengukuran TFU dengan Jari
Hasil standar pengukuran TFU dengan menggunakan jari dapat dijelaskan dengan uraian sebagai berikut :
- Pengukuran dilakukan pada usia kehamilan 12 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran 3 jari diatas simpisis. Kehamilan bersifat normal, artinya tidak ada komplikasi kehamilan yang menyertai kehamilan. Karena komplikasi kehamilan dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin di dalam rahim. Serta mempengaruhi ukuran dari tinggi fundus uteri itu sendiri.
- Pengukuran dilakukan pada usia kehamilan 16 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran pertengahan simfisis.
- Pengukuran pada usia kehamilan 20 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran 3 jari dibawah pusar.
- Pengukuran pada usia kehamilan 22 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran setinggi pusat.
- Pengukuran pada usia kehamilan 28 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan 2 jari diatas pusat.
- Pengukuran pada usia kehamilan 34 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran pertengahan pusat-prosesus xifoideus.
- Pengukuran TFU dengan jari yang di lakukan pada usia kehamilan 36 minggu maka akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran setinggi prosesus xifoideus.
- Pengukuran TFU dengan jari yang di lakukan pada usia kehamilan 40 minggu maka akan akan menghasilkan tinggi fundus uteri dengan ukuran 2 jari atau 4 cm di bawah prosesus xifoideus. Pada usia kehamilan 40 minggu ini, biasanya ukuran tinggi fundus uteri akan berkurang seiring kepala janin yang masuk kedalam rongga panggul untuk mempersiapkan proses persalinannya nanti.
- Pengukuran TFU dengan jari ini masih dapat dilakukan oleh petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan kehamilan apabila alat pendukung seperti metlin atau meteran tidak terdapat di tempat. Namun apabila terdapat metlin, sebaiknya pengukuran TFU dilakukan dengan menggunakan metlin.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- Buku Ilmu Kebidanan
Incoming search terms:
- https://tokoalkes com/blog/pengukuran-tfu-dengan-jari
- 3 jari diatas simpisis
- TFU dalam ukuranjari


