022 2032522
0822 144 623 86
D38FBC35
tokoalkes.com
Menu

( pcs)
jmlBarangBerat (Kg)Total
keranjang anda kosong
0 0,00Rp 0
Selesai Belanja
Rp 7.500
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMucus Extractor Disposible OneMed
Harga Rp 7.500
Lihat Detail
Rp 20.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode110560
Nama BarangPerban Elastik (Elastik Bandage) Medicrepe 4 Inci
Harga Rp 20.000
Lihat Detail
Rp 9.465.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBlue Light (Phototherapy Unit) BFG 091-001
Harga Rp 9.465.000
Lihat Detail

Penggunaan Klem Tali Pusat / Umbilical Cord Clamp

Monday, February 23rd 2015.

Penggunaan Klem Tali Pusat / Umbilical Cord Clamp adalah untuk menjepit tali pusat bayi baru lahir yang baru saja dipotong dari plasenta atau ari-ari guna mencegah pendarahan pada pusar. Saat bayi dilahirkan, tali pusat (umbilikal) yang menghubungkannya dengan plasenta ibunya akan dipotong oleh dokter atau bidan. Semasa dalam rahim, umbilikal berfungsi untuk menyalurkan oksigen dan makanan dari plasenta ke janin yang berada di dalamnya. Tapi, saat dilahirkan bayi tidak lagi membutuhkan oksigen dari ibunya, karena ia sudah bisa bernapas sendiri melalui hidung. Karena itulah tali pusat tersebut harus dipotong dan di jepit menggunakan klem tali pusat atau umbilical cord clamp meski tidak semuanya.

TokoAlkes Jual Klem Tali Pusat

Klem tali pusat atau umbilical cord clamp adalah alat yang digunakan untuk menjepit tali pusat bayi baru lahir yang baru saja dipotong dari plasenta atau ari-ari guna mencegah pendarahan pada pusar. Penggunaan Klem Tali Pusat ini dipasang oleh bidan atau dokter kandungan yang membantu persalinan. Klem memiliki mekanisme kunci yang sekali dipasang tidak dapat dibuka lagi, jadi ia akan menempel terus di tali pusat bayi sampai terlepas dengan sendirinya. Spesifikasi dari umbilical cord clamp ini adalah sebagai berikut:

  1. Aman dan nyaman digunakan.
  2. Tidak beracun.
  3. Terbuat dari bahan nilon.
  4. Kemasan per box isi 50 buah.
  5. Memiliki mekanisme kunci, apabila sudah dipasang tidak bisa dibuka lagi.
  6. Kemasan satuan steril.
  7. Warna bisa putih, biru, hijau atau warna lainnya tergantung stok.

Penggunaan Klem Tali Pusat (Umbulical Cord Clamp)

Penggunaan Klem Tali Pusat / Umbilical cord clamp ini tidak bisa dipakai berulang, hanya sekali pakai saja dan tidak bisa disterilisasi. Penggunaan Klem Tali Pusat / umbilical cord clamp sangat mudah dan praktis, anda tinggal menekan kedua sisi dari klem sampai terdengar bunyi “klik” yang tandanya bahwa klem telah terkunci menjepit tali pusat.

Setelah plasenta lahir dan kondisi ibu dinilai sudah stabil, selanjutnya yang harus dilakukan adalah pengikatan tali pusat atau juga dapat dilakukan jepit dengan klem plastik tali pusat. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan klem tali pusat untuk adalah sebagai berikut:

  1. Celupkan tangan yang masih menggunakan sarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5% untuk membersihkan darah dan sekresi lainnya.
  2. Bilas dengan air DTT (Desinfeksi Tingkat Tinggi).
  3. Keringkan dengan handuk yang bersih dan kering.
  4. Klem tali pusat dengan jarak 1 cm dari pusat bayi. Gunakan klem tali pusat plastik yang steril atau DTT, kuncikan penjepit plastik tali pusat.
  5. Lepaskan semua klem arteri penjepit tali pusat dan rendam dalam larutan klorin 0,5%
  6. Bungkus tali pusat yang sudah di klem dengan klem tali pusat dengan kassa steril.
  7. Petugas medis baik itu dokter maupun bidan harus memastikan bahwa klem sudah terkunci dengan kuat untuk mencegah pendarahan tali pusat.

Selain itu, petugas medis harus memberikan beberapa masukkan kepada keluarga bayi mengenai merawat tali pusat, dengan poin-poin sebagai berikut:

  1. Jangan membubuhkan apapun ke puntung tali pusat.
  2. Lipat popok di bawah ikatan tali pusat.
  3. Jika puntung tali pusat kotor bersihkan dengan sabun dan air bersih serta segera keringkan dengan kain bersih, terutama setelah bayi buang air kecil atau buang air besar.
  4. Apabila tali pusat berwarna merah atau bernanah atau berdarah atau berbau, maka segeralah membawa bayi ke petugas kesehatan.
  5. Agar tidak menimbulkan infeksi, sisa potongan tadi harus dirawat dengan benar. Sebanyak dua kali sehari sehabis mandi, tali pusat bayi harus dibersihkan dan setelah bayi berusia 10-14 hari, biasanya tali pusar ini sudah mengering dan terlepas dengan sendirinya.

Klem tali pusat atau umbilical cord clamp bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi SMS / WhatsApp : 0822 144 623 86 / 081 12 2345 05, BBM : 7F8B61CD / 52B65C54

 

Oleh : Bidan Rina Widyawati

Sumber :

  • Buku saku kebidanan
  • m.kaskus.co.id

 

Incoming search terms:

  • pengertian klem
  • fungsi penjepit tali pusat
  • penjepit tali pusat
  • cara membuka penjepit tali pusar
  • fungsi umbilical klem
  • fungsi klem tali pusat
  • fungsi umbilical
  • nama penjepit tali pusat
  • cara membuka jepitan tali pusar
  • klem tali pusat adalah

Produk terbaru

Rp 558.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTensimeter Digital ABN DU-100 Lengan Atas
Harga Rp 558.000
Lihat Detail
Rp 15.500 21.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPean Lurus (Rochester Pean Forcep Stright) MEIDEN 14 cm
Harga Rp 15.500 21.000
Anda HematRp 5.500 (26.19%)
Lihat Detail
Rp 216.000 300.000
habis
Rp 660.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBed Screen Stainless Steel Single (1 Bidang)
Harga Rp 660.000
Lihat Detail
Rp 2.100.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBedside Cabinet (Lemari Samping Ranjang Pasien) BFG 040-001
Harga Rp 2.100.000
Lihat Detail
Rp 50.000 52.000
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangColostomy Bag Convatec Stomadress Plus Warna
Harga Rp 50.000 52.000
Anda HematRp 2.000 (3.85%)
Lihat Detail