Penggunaan Hb Sahli (Haemometer) Untuk Pemeriksaan HB Dalam Darah
Oleh : Bidan Esi Esasi
Hemoglobin berperan penting dalam mempertahankan bentuk sel darah merah dan memberi warna merah pada darah. Struktur hemoglobin yang abnormal bisa mengganggu bentuk sel darah merah dan menghambat fungsi aliran darah melewati pembuluh darah.
Kadar hemoglobin dalam darah dapat ditentukan dengan berbagai macam cara atau metoda. Metoda yang paling tepat adalah berdasarkan atas analisa kandungan besi atau kapasitas peningkatan oksigen dari molekul tersebut. Sejumlah prosedur yang cepat telah dikembangkan berdasarkan pengamatan secara langsung pada warna darah dan menyamakan dengan suatu standar buatan.
Penetapan Hb metode Sahli didasarkan atas pembentukan asam hematin setelah darah ditambah dengan larutan HCl 0,1 N kemudian diencerkan dengan aquadest. Pengukuran secara visual dengan mencocokkan warna larutan sampel dengan warna batang gelas standar.
Alat cek Haemoglobin HB Sahli Haemometer atau hemoglobinometer atau haemoglobinometer adalah instrumen laboratorium untuk menentukan kadar hemoglobin dalam darah berdasarkan satuan warna (colorimetric).
Metode yang digunakan adalah membandingkan warna sample darah dengan warna merah standar. Warna sampel darah didapatkan pada pemisahan globin dari hemoglobin dengan penambahan HCl (asam klorida) untuk menghasilkan asam hematin yang warnanya diukur oleh colorimetry.
Hemoglobin darah diubah menjadi asam hematin dengan pertolongan larutan HCl, lalu kadar dari asam hematin ini diukur dengan membandingkan warna yang terjadi dengan warna standar memakai mata biasa. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk menetapkan kadar hemoglobin dalam darah.
HB sahli memiliki prinsip kerja dengan membandingkan warna asam hematin coklat yang telah di rubah dari hemoglobin dengan asam klorida 0,1 N dengan cara membandingkan pada alat standar hemoglobinometer.
Prosedur pemeriksaan HB Sahli cukup mudah dilakukan, seperti di bawah ini:
Alat:
- Pipet HB sahli
- Hemoglobinometer
- Batang pengaduk
- Tabung pengencer hemometer
Bahan pemeriksaan:
- Darah yang telah diberi antikoagulan/EDTA
Reagen:
- Aquadest
- Asam klorida 0,1 N
Cara kerja:
- Masukkan kurang lebih setetes asam klorida atau HCl 0,1 N ke dalam tabung pengencer hemometer sampai tanda 2
- Hisaplah darah yang telah diberi EDTA sampai garis 0,5 tepat
- Hapuslah kelebihan darah yang masih menempel pada bagian luar pipet dengan tissue
- Masukkan darah ke dalam pipet dasar tabug (hati-hati jangan sampai terjadi gelembung udara)
- Bilas isi pipet dengan larutan HCl 0,1 N yang ada dalam tabung tersebut
- Lalu campurkan isi tabung tadi supaya darah dan HCl bersenyawa
- Lalu tambahkan tetes demi tetes aquadest sambil di aduk dengan batang pengaduk hingga warna sama dengan warna standar pada alat hemoglobinometer
- Kemudian baca kadar hemoglobin yang tertera pada tabung pengencer tersebut
Nilai normal Hemoglobin :
- Laki-laki dewasa : 13,0 - 16,5 g/dL
- Wanita dewasa : 11,5 – 16,5 g/dL
- Wanita hamil : 11,0 – 16,5 g/dL
- Balita : 12,0 – 14,0 g/dL
- Bayi : 13,5 – 19,5 g/dL
Pemeriksaan hemoglobin dilakukan untuk mendeteksi adanya anemia dan penyakit ginjal. Peningkatan hemoglobin dapat menunjukan indikasi adanya dehidrasi, penyakit paru-paru obstruksi menahun, gagal jantung kongestif dan lain-lain.
Haemometer set terdiri atas :
- Tabung pengukur
- 2 tabung standar warna
- Pipet Hb dengan pipa karetnya
- Pipet HCl
- Batang pengaduk
- Botol tempat HCl dan aquadest sikat pembersih
- Perlak kecil dan pengalas
Hb Sahli (Haemometer) bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366 SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.
Daftar Pustaka: www.academia.edu

