Jenis Sarung Tangan Rumah Tangga Dan Medis
Oleh : Bidan Esi Esasi
Sarung tangan rumah tangga, dipakai sewaktu memproses peralatan, menangani bahan-bahan terkontaminasi, dan sewaktu membersihkan permukaan yang terkontaminasi. Sarung tangan ini pada umumnya dijual dengan harga murah dan dapat dipakai berulang-ulang. Biasanya tidak terdapat di semua negara, bila tidak ada tersedia maka dapat dipakai sarung tangan lateks.
Jenis-jenis sarung tangan berdasarkan bahannya:
a. Sarung tangan vinil
adalah yang paling murah, baik untuk pemeriksaan singkat dan risiko paparan rendah. Jenis ini kurang elastis dan mudah robek. Digunakan untuk mengosongkan tempat muntah, memindahkan jarum infus, dll (jika hanya sarung tangan pemeriksaan yang tersedia dan risiko akan terpapar oleh darah dan cairan tubuh cukup tinggi, ganti sarung tangan lebih sering dan pertimbangkan untuk menggunakan sarung tangan rangkap)
b. Sarung tangan lateks
Memberikan perlindungan terbaik, digunakan untuk tindakan bedah atau pemeriksaan yang berisiko sedang sampai tinggi terhadap paparan darah atau duh tubuh yang potensial terkontaminasi. Jangan dipakai oleh petugas yang diketahui atau disangka alergi terhadap lateks atau pada kontak yang lama (> 1 jam) dengan disinfektan tingkat tinggi seperti glutaraldehid (dapat menghilangkan efektivitas lateks karena berubah)
c. Sarung tangan nitril
Dianjurkan untuk staf yang alergi terhadap lateks dan dapat digunakan untuk kegiatan dengan risiko sedang sampai tinggi. Sarung tangan nitril mempunyai sifat-sifat yang sama dengan lateks,tetapi lebih tahan terhadap bahan-bahan dari minyak.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memakai sarung tangan adalah sebagai berikut:
- Pakailah sarung tangan dengan ukuran yang sesuai, khususnya sarung tangan bedah. Jika ukuran tidak sesuai dengan tangan pada pelaksanaan prosedur, dapat terjadi gangguan seperti mudah robek atau lepas terus karena longgar.
- Gantilah sarung tangan secara berkala pada tindakan yang memerlukan waktu lama.
- Potonglah kuku cukup pendek untuk mengurangi risiko robek atau berlubang.
- Tariklah sarung tangan sampai meliputi tangan baju
- Pakailah cairan pelembab yang tidak mengandung lemak untuk mencegah kulit tangan dari kekeringan/berkerut
- Jangan memakai cairan atau krim yang berbasis minyak, karena akan merusak sarung tangan bedah dan sarung tangan pemeriksaan dari lateks.
- Jangan memakai cairan pelembab yang terlalu wangi karena dapat merangsang kulit dan menyebabkan iritasi.
- Jangan simpan sarung tangan ditempat dengan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin, karena dapat merusakbahan sarung tangan tersebut.
Sarung tangan telah terbukti sangat efektif mencegah kontaminasi pada tangan petugas kesehatan, sarung tangan tidak dapat menggantikan perlunya cuci tangan. Sarung tangan lateks kualitas terbaik pun mungkin mempunyai kerusakan kecil yang tidak tampak.
Selain itu, sarung tangan juga dapat robek sehingga tangan dapat terkontaminasi sewaktu melepaskan sarung tangan. Sarung tangan rumah tangga lebih panjang dan lebih tebal dari pada sarung tangan pemeriksaan. Ini didesign untuk melindungi tangan kita dari benda-benda tajam (jarum, gunting, bisturi, setengah kocher, dll), cairan tubuh (darah, nanah, lendir, muntah, saliva, feses, urin, dll) maupun zat-zat kimia berbahaya dari peralatan atau instrumen medis bekas pakai.
Sarung tangan rumah tangga dapat dipakai berulang-ulang dengan prinsip bersih. Pastikan sebelum digunakan sarung tangan dalam keadaan kering, sehingga setelah anda menggunakan sarung tangan ini, dianjurkan untuk segera membersihkannya dengan sabun dan air mengalir setelah itu jemurlah di bawah terik matahari agar sarung tangan tidak lembab dan berbau.
Macam - macam jenis sarung tangan bisa didapatkan di TokoAlkes Jl. Pasir kaliki no. 239B (depan RSHS), atau bisa menghubungi telp 0851 0117 9366, SMS : 0822 144 623 86, BBM : 7F8B61CD, WA : 0822 144 623 86.
Daftar pustaka:
- www.bidan-raka.blogspot.com


