Alat Hecting Set / Instrumen Penjahitan Luka
Bagian dari perangkat atau instrumen kebidanan selain partus set adalah alat hecting set. Alat hecting set dalam pertolongan persalinan digunakan untuk menjahit robekan perineum. Alat hecting set selain untuk menjahit robekan perineum juga dapat digunakan untuk menjahit luka. Alat hecting set ini terdiri dari minimal alat seperti needle holder atau pemegang jarum, pinset anatomis, pinset chirurgis, benang hecting dan jarum hecting yang disimpan dalam satu wadah bak instrumen.
Dalam alat hecting set juga harus tersedia obat atau bahan lainnya yang digunakan untuk melakukan penjahitan misalnya saja obat anestesi seperti lidokain dan spuitnya. Penjahitan yang dilakukan dengan menggunakan alat hecting set ini bertujuan untuk memperbaiki luka atau menyatukan jaringan yang robek agar dapat sembuh seperti sedia kala.
Informasi harga dan pembelian minor set / hecting set klik disini

Minorset standar Renz
Penjahitan Perineum Menggunakan Alat Hecting Set
Penjahitan perineum dengan menggunakan hecting set pada dasarnya menggunakan teknik yang sama dengan penjahitan pada luka. hecting set yang digunakan pun sama yaitu dalam satu wadah ata bak instrumen berisikan alat hecting set seperti needle holder atau pemegang jarum, pinset anatomis, pinset chirurgis, jarum jahit dan benang jahit. Tidak lupa sediakan pula bahan habis pakai seperti obat anastesi lidokain, kassa dan lain sebagainya.
Penjahitan perineum dengan menggunakan hecting set ini terdiri dari beberapa teknik penjahitan. Pada umumnya penggunaan teknik jahitan disesuaikan dengan kondisi dari luka peerineum yang terjadi. Terdapat 3 jenis penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting set yang biasa digunakan. 3 jenis penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting set tersebut terdiri dari teknik penjahitan satu-satu, jelujur, dan subkutikuler.
Penjahitan perineum dengan menggunakan hecting set pada jenis teknik jahitan satu-satu digunakan ketika menjahit luka perineum yang membutuhkan ikatan yang kuat. Misalnya saja pada penjahitan bagian luar atau kulit perineum. Sedangkan teknik penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting pada teknik jelujur biasanya digunakan pada bagian dalam atau otot perineum. Dan teknik penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting set pada jenis teknik penjahitan subkutikuler biasanya digunakan pada bagian luar atau kulit perineum. Pada teknik subkutikuler ini hasil jahitan atau benang tidak akan terlihat. Karena benang tertanam di dalam kulit sehingga yang terlihat hanya batas sambungan dari tepi luka robekan. Dan seolah-olah luka perineum tersebut seperti tidak di jahit melainkan seperti di lem.
Hasil penjahitan perineum dengan menggunakan hecting set tersebut bila dilakukan oleh tenaga yang terampil akan menghasilkan jahitan yang rapih. Jahitan yang rapih dan benar dapat mempercepat proses penyembuhan luka, tentu saja kecepatan proses penyembuhan luka juga harus di dukung juga dengan perawatan luka yang benar. Pada penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting set, benang yang digunakan ialah jenis benang yang mudah diserap oleh kulit. Sehingga tidak perlu dilakukan pengangkatan atau pencabutan benang ketika luka perineum sudah kering. Benang secara otomatis akan terserap sendiri oleh kulit apabila luka perineum sudah kering.
Perawatan luka perineum yang sudah dijahit dengan menggunakan hecting set cukup mudah. Tidak perlu pengobatan khusus dalam melakukan perawatan luka perineum ini. Yang dianjurkan pada ibu yang telah dilakukan penjahitan perineum dengan menggunakan alat hecting set ialah cukup membilas bagian luka setiap hari dengan menggunakan air dingin dan sabun. Bilas dengan bersih dan jangan ragu-ragu. Tentunya pada saat dilakukan perawatan tersebut, ibu akan merasakan sedikit perih pada bagian luka jahitan perineum. Namun perasaan perih ini akan berangsur menghilang seiring dengan penyembuhan luka jahitan perineum.
Oleh : Bidan Rina Widyawati
Sumber :
- bedahminor.com
Incoming search terms:
- alat hecting perineum
- alat praktik menjait luka perinium

